Jumat, 23 Januari 2009

Belum Ada Tokoh Muda yang Mampu Bersaing Pada Pilpres 2009

Jakarta-Hasil survei Reform Institute tentang “Pandangan Masyarakat Mengenai Kepemimpinan Kepemimpinan Muda dan Artis/Grup Musik” menunjukkan bahwa saat ini belum ada tokoh muda populer yang mampu menyaingi tokoh berusia di atas 50 tahun dalam pemilihan presiden 2009.
Direktur Eksekutif Reform Institute Yudi Latief dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa, mengatakan, dari nama-nama kalangan muda di bawah 50 tahun, tidak ada satu pun yang masuk dalam daftar calon presiden yang menjadi pilihan responden.
Survei Reform Institute tersebut dilakukan pada November-Desember 2008 dengan jumlah sampel sebanyak 2.500 responden di 33 provinsi, dengan tingkat kesalahan (margin of error) plus minus 1,96 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam survei tersebut, terungkap bahwa aspirasi responden akan pentingnya tampil pemimpin baru cukup besar, yakni 65,7 persen dan yang tidak menginginkan hanya 32,32 persen.
“Akan tetapi ketika kami menanyakan, ‘Siapa presiden yang akan dipilih apabila pemilihan presiden dilaksanakan hari ini?’, jawabannya tetap didominasi tokoh yang berusia 50 tahun ke atas,” kata Yudi.
Hasil survei menunjukkan Susilo Bambang Yudhoyono dipilih 42,18 persen responden, diikuti Megawati Soekarnoputri dengan 16,67 persen dan Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan 10,48 persen.
Survei itu juga memperlihatkan bahwa responden menginginkan calon presiden dan wakil presiden pada 2009 berasal dari gabungan antara generasi tua dan muda (68,88 persen).
Sebanyak 17,79 persen responden menginginkan pasangan calon presiden-wapres berasal dari kalangan tua dan hanya 12,31 persen yang menginginkan pasangan capres cawapres berasal dari generasi muda.
Tokoh muda
Sementara itu, ketika ditanya tentang tokoh generasi muda yang paling cocok menduduki posisi presiden atau wakil presiden, di luar yang sekarang sedang melakukan kontestasi, sebanyak 21,75 persen responden memilih Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Adhyaksa Dault.
Sedangkan tokoh muda lainnya, popularitasnya berada di bawah Adhyaksa Dault, yakni Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir (18,61 persen), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (7,02), Sekjen PDIP Pramono Anung (5,37), politisi Golkar Marwah Daud Ibrahim (5,37), Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum (4,83 persen).
Selanjutnya, Presiden PKS Tifatul Sembiring (3,71 persen), Wakil Ketua DPD Irman Gusman (3,14), Ketua Umum PBB MS Kaban (2,89), Ketua Umum PBR Bursah Zarnubi (2,02), Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (1,11), nama lainnya (5,74 persen), serta tidak menjawab sebanyak 18,45 persen responden.
Sumber: Sinar indonesia baru (Ant)

1 komentar:

  1. smoga indonesia menjadi lebih baik stelah pemilu

    BalasHapus